Lahir dari keluarga artistik yang tinggal di pedesaan di pinggir kota berbukit Lyon, tenggara Perancis, Sébastien Devaud kecil selalu tertarik pada musik. Ia mewarisi gen seni ayahnya yang seorang arsitek dan ibunya yang guru musik, dan ketika ia menginjak remaja ia mulai melakukan pencarian tentang house music sesungguhnya. Ia mulai mengoleksi piringan hitam dari Jerman dan Amerika yang dibelinya di toko records satu-satunya yang terlengkap di Lyon pada saat itu.
Beberapa waktu kemudian, pada tahun 2003, Sébastien, yang kini memakai nama Agoria, meluncurkan maxi single pertamanya, "La Onzième Marche" (Tangga kesebelas) diikuti album berjudul "Blossom" yang menjadi hit di Eropa. Tapi targetnya untuk kesuksesan global baru tercapai pada 2006 dengan rilis album "The Green Armchair", dan tak lama kemudian Sébastien mulai traveling keliling dunia, membawa headphone-nya di satu tangan dan menjinjing koper penuh berisi piringan hitam di tangan lainnya, berpetualang dari klub ke klub, ia sudah pernah tampil di ratusan klub termewah dan terbesar, underground dan mainstream di Prancis, Spanyol, Jerman, Brasil dan Amerika Utara.
Sekarang, Sébastien yang lebih dikenal dengan nama DJnya, Agoria, masih terus tur keliling dunia dan secara reguler mengorganisir rave dan festival terbesar di Eropa : Nuits Sonores di Lyon, Prancis, Dour Festival di Benelux, Astropolis di Brest, France, Dance Valley di Amsterdam, Belanda, dan Creamfields di Almeria, Spanyol.