Interview DJ - Sean Tyas (USA)
ICmini Facebook Twitter
You are currently browsing indonesiaclubbing as a guest.
Your are here : HomeArticlesInterview DJ - Sean Tyas (USA)
Interview DJ - Sean Tyas (USA)
The article below is in Bahasa Indonesia language. Click here to display it in English language!
Thank you so much for Spinach Records (DJ Riri Mestica, DJ Bone Fiol and everyone) for this interview, and of course, thanks to Sean Tyas!

Hello Sean! Terima kasih banyak untuk interview ini! Kedua kalinya kamu ke Jakarta ya!

Hello indonesiaclubbing! Betul sekali, saya datang kesini pertama kali tahun 2007 di Vertigo.

Apakah kamu sedang dalam Asia Tour? Peluncuran album?

Nggak sih, saya di sini hanya untuk weekend ini, untuk Reverberation sebetulnya, dan album baru saya baru akan keluar akhir 2009.

Sibuk sekali ya hidup sebagai DJ! Jadi setelah ini kamu akan pulang ke Swiss?

Betul, pulang ke istri saya Mirella juga!

OK, kamu kan aslinya orang New York, dan baru beberapa tahun pindah ke Swiss. Apakah sekarang lebih merasa sebagai orang Eropa atau masih merasa seratus persen Amerika?

Yah, saya sudah beradaptasi dengan baik di Swiss, dengan hidup yang tenang dan semuanya di Swiss, jadi saya pikir saya sudah menjadi orang Eropa sekarang, tapi ya tetap ada satu sisi orang Amerika di diri saya dan saya masih sering kangen New York.

Pastinya! Saya juga cinta New York, sale-sale-nya, SoHo, Broadway dan semua hal khas New York...

Betul! Itu adalah hal-hal yang paling saya rindukan dari New York.

Hiruk pikuk kehidupan kota besar, ribuan restoran dengan berbagai macam masakan dari seluruh dunia, toko-tokonya, sale-sale-nya - semua itu tidak ada di Swiss.

Saya tinggal di St. Gallen, di bagian Swiss Jerman, yang sangat menyenangkan untuk gaya hidupnya yang tenang, tapi setiap saya ada gig di New York rasanya seperti liburan gratis. Liburan kecil di rumah bersama teman dan keluarga dan seluruh aspek New York yang sangat saya rindukan!

Bagaimana dengan fanbase di Swiss? Apakah kamu punya komunitas fans yang solid di sana?

Sejujurnya saya tidak bermain sesering itu di Swiss.

Crowd Swiss tidak begitu suka trance - nightlife dan clubbing lebih berkisar pada hip hop R & B dan percaya nggak, minimalisme. Yah sayang juga sih ya karena satu dekade yang lalu ada scene trance yang hebat di Jerman, Swiss, Austria...Dulu orang biasa mengidentikkan negara-negara berbahasa Jerman dengan trance.

Tapi beberapa DJ lalu merilis track trance yang tidak bagus beberapa tahun lalu dan yah orang-orang mungkin bosan dengan trance.

Jadi saya lebih sering main di luar Swiss, di seluruh dunia, sampai Amerika Latin, jadi rasanya fanbase saya internasional.

OK, pertanyaan mengenai keluarga. Ada pepatah yang mengatakan "Di belakang semua laki-laki hebat berdiri seorang wanita yang hebat". Apakah ini juga kamu rasakan dengan Mirella? Apakah dia adalah suporter dan inspirasi terbesar kamu?

Oh yeah, dia memang segalanya bagi saya bahkan lebih dari itu. Saya membuat lagu yang saya hadiahkan untuknya, dengan namanya, Mirella, dan saya masih membuat lagu yang diinspirasi oleh istri saya hingga sekarang.

Mirella sangat sangat suportif dan mendukung karir saya, padahal saya tidak pernah ada di rumah setiap weekend karena ada booking dan dia bekerja jadi tidak bisa ikut, tapi dia sangat mengerti bahwa saya harus melakukan semua itu untuk karir saya. Mirella tidak pernah mengeluh. Jadi pada hari biasa ketika saya ada di Swiss, saya mencoba untuk menghabiskan waktu sebanyak mungkin dengannya. Waktu berkualitas.

Apakah akan ada lagi lagu yang diinspirasikan oleh Mirella?

Well, saya akan jadi ayah bulan September ini...

Wow! Selamat ya!

Terima kasih! Yup, jadi memang akan ada lagi lagu yang akan saya hadiahkan untuk istri saya dan calon anak saya.

Sudah tau jenis kelamin si bayi?

Belum, tapi kami akan tahu sebentar lagi!

Tapi saya sudah membuat sebuah lagu untuk si bayi. Judulnya 7 Weeks dan lagu ini saya buat pada hari dimana kehamilan Mirella tepat berusia 7 minggu.

Bukti bahwa trance juga bisa romantis! Anyway, bagaimana dengan DJmag Top 100? Banyak sekali DJ yang kami interview berpendapat bahwa DJmag tidak berguna dan mereka tidak peduli masuk list atau nggak. Apa menurut kamu masuk DJmag Top 100 penting? Kamu nomor 54 tahun 2008 kan.

Well yeah saya pikir DJ-DJ yang bilang bahwa mereka tidak peduli itu, ya mungkin karena mereka tidak pernah masuk DJmag Top 100!! (tertawa) Tapi sejujurnya tidak sepenting itu juga sih DJmag. Saya nomor 54 dan apakah itu artinya saya lebih baik dari yang lain? Publik dan audiens dunia lah yang menilai.

Bagaimanapun juga, saya rasa DJmag bagus untuk bookings. Masuk ke list mereka berarti marketing bagus untuk kita sebagai DJ. (Karena saya juga bahkan tidak punya tim marketing, sejujurnya! Saya berencana membuat tim marketing secepatnya!)

Di antara pengalamanmu, adakah gig yang paling berkesan?

Well, gig di Argentina beberapa minggu lalu.

Saya tampil bersama Cirque du Soleil, dan saya masuk DJ booth dengan cara yang sangat spektakuler!

Saya dimasukkan ke dalam sebuah bola raksasa yang bisa ditiup, dan saya dijatuhkan dari ketinggian lantai 3 ke DJ booth di bawah, dan saya harus belajar bagaimana caranya keluar dari dalam bola itu, betul-betul tak terlupakan.

Lagipula crowdnya sangat menggila! Menurut saya, semuanya dalam darah dan budaya. Kemanapun kita pergi, crowd berbeda-beda - penonton merefleksikan karakter bangsa dan negaranya.

Contohnya, orang Swiss cukup kalem, pemalu dan rileks dan tentu mereka tetap menggila tapi tidak segila orang Amerika Selatan!! Orang Australia di Sydney juga sangat menggila di party.

Apa pendapatmu mengenai digital DJing?

Well, saya bukanlah seseorang yang hanya bisa menggunakan vinyl atau komputer atau CDJ, dan terus terang saya tidak ada masalah dengan orang-orang yang menggunakan alat digital - yang terpenting adalah bagaimana mereka tahu caranya membuat mix yang bagus dan membuat crowd bergerak mengikuti musik!!

Terakhir, ada pesan untuk fans di Indonesia?

Terima kasih sudah datang, 2 tahun waktu yang lama dan terlalu lama bahkan, saya akan memberikan yang terbaik malam ini untuk semua orang dan saya harap kalian menikmati party ini!

Terima banyak untukmu, Sean, dan sampai ketemu di DJ booth!

Dengan senang hati!

 



Add a comment
Only registered users can post comments ! Click here to create your FREE account !

5 Last Comments
No Comments found. Be the first to leave a comment !



Members Login

LOGIN
Lost login/password

Not a member yet ? Register now, it's easy and free!
REGISTER NOW!


Article Photo
Rating
Users Rating :
4.8/5 - 8 votes

Your Rating (rollover and click to update)

Oops! Only registered members can give a rating. Click here to register for free!
view rating details

Article Tags
Article Links
Banner
Who's Online?
Themes
Share this page on...
On Highlight
SOS Lounge at Anantara Resort Bali
Contact us
Search with Google!

IC - Mobile Edition
Discover icmini, a version of indonesiaclubbing optimized fopr mobile devices!
www.icmini.com
X2 Jakarta